Novel ajaibku.
part 1.
Hari itu aku bersama temanku pergi ke sebuah toko buku. Aku dan auliah sedang asyik memilah dan memilih novel kesukaan kami. Awalnya aku tidak tertarik dengan novel namun ia lah yang sering memperlihatkan novel sehingga aku mau membacanya.Dan mulai menyukainya.
Auliah febriana sukma batin sahabatku waktu mulai masuk SMAN 2 padangsidimpuan. Tapi sayangnya kami tidak sekelas,dia kelas X-3 sedangkan aku kelas X-6 .
"Ry ry liat deh covernya ajah udah romantis gini apalagi dalamnya hihihi " katanya sambil memperlihatkan buku yang memang covernya memperlihatkan dua sejoli yang sedang di mabuk asmara.
" lia jangan liat dari covernya napa ? ahhhhh kata pepatah bilang janganlah kamu menilai buku dari sampulnya luarnya aja bagus dalamnya ??? belum tentu kan ??? ". Kataku pelan namun pasti.
"lagipula kalau nggak di beli dan dibuka mana bisa tahu!" lalu meletakkan buku itu kembali.
"yaudah beli ajah !"kataku agak ketus padanya.
"itu dia masalahnya," kata auliah duduk di sebuah kursi kayu di samping kami.
"apa masalahnya ? " kataku karena aku yakin dia selalu membeli novel pilihannya sendiri.
"lagi krisis moniter... biasalah anak kos-kosan belum ada kiriman... hehehe." katanya sambil tertawa kecil sendiri.
" laaaaahhhh yaudah deh nih sekalian aku bayarin..ya mumpung lagi banyak duit.." kataku dengan nada sombong.
" makasih riry kamu cantik banget deh." katanya dengan senangnya.
" aku memang udah cantik baru tahu yaaa..." sambil melangkah ke kasir.
" nggak baru tempe..." lalu kami tertawa sepanjang lorong rak buku yang besar itu.
Keesokan harinya aku pergi sekolah diantar oleh adikku. yaaah walaupun kami sama-sama masuk siang jadinya bareng terus. lagian biar hemat kan. disekolah lagi ada pkl yang gantiin guru masuk mereka juga datang dari salah satu universitas di padangsidimpuan ini. hanya ada satu orang yang menarik perhatianku dia pkl kimia yang masuk setiap hari rabu di kelas ku aku suka cara ngajarnya , tampangnya , ya okelah tapi dibalik itu semua yang paling menarik adalah keramah tamahannya itu loohhh
Hari ini hari rabu berarti pak taufik masuk itu artinya aku bisa liat wajahnya yang mempesona itu hehehe lebay.
saat bapak itu masuk rasanya yang aneh kok dia sama guru tetap sih,,,,....
"Anak-anak ini bapak harahap, bapak ini tidak akan menggantikan bapak lagi karena ia akan menyelesaikan masa pklnya. jadi mulai sekarang bapak akan masuk lagi nah untuk sekarang kalian akan mengadakan perpisahan dengan bapak ini silahkan pak ....! saya keluar dulu." kata pak said sambil berlalu
"baik terimakasih pak." kata pak taufik dengan sopannya.....
bapak itu tidak membawa buku sama sekali hatiku mendadak hancur karenanya....
"hmmm oh ya dek! hari ini bapak terakhir ada disini maksudnya di kelas ini kalau di piket masih ada sih hanya nunggu sampai tanggal sepuluh baru lenyap dari sini." kata bapak itu dengan ramahnya sambil tertawa kecil.
(aku harap ini lelucon).
"yaaaa siapa yang mau nyanyi dek .!"
kata pak taufik sambil duduk di meja guru.Aku hanya diam karena tak rela dia akan pergi.
tiba-tiba anak-anak kelasku berteriak "RIRI PAKKKKKKKKKKKKKKKKK"
aku terkejut setengah mati mendengarnya.....
yaaaa bisa dibilang suara ku memang agak bagus. tapi aku nggak berniat untuk bernyanyi di hadapan pak Taufik.
"mana si riri?"kata pak taufik pada si usman ketua kelas kami.
aku sudah kasih kode agar dia tidak menunjuk kearahku.tapi..... tak berhasil
akhirnya aku maju kedepan dengan muka lesu pucatku.
"mau nyanyi apa dek ? " kata bapak itu kepadaku .........
itu pertama kalinya dia bicara padaku sebelumnya aku tak pernah bicara santai seperti ini....
#bersambung.............
.jpg)