"maaf maaf yaaaa " katanya seperti suara ini ku kenal.
Ku kenakan kembali kacamataku jelaslah terlihat wajah tampan guru kesayangan ku, akhirnya aku cuman bisa bilang " maaf pak !!!" lalu aku lari lagi.
kami pergi ke halte dekat sekolah disana kami menunggu hujan reda.
"kaya'nya adekku nggak bakalan jemput aku deh". kataku sambil memainkan tanganku di jatuhan air hujan itu.
"paling kau naik angkot kan " kata auliah sambil duduk di halte itu.
"sebel deh kalau udah hujan paling jangkauan internet cuman sampe dengkul gak bisa jalanin mbah google gimana donk kerjaan numpuk nih." kataku sambil merengut keras-keras.
"angry lebay deh kan bisa nunggu ... sabar napa ?? " kata auliah sambil nunjuk ke sisi jalan.
"noh adek mu datang hmmppp."sambil nawa ketawa dianya.
"kenapa ??? emang salah kalau adekku pake mantel begitu." kataku sambil melambaikan tangan kearahnya.
" ieehhh nggak yaaaa !! hati hati ya ! " kata auliah sambil melambaikan tangannya.
"okee!" kataku.
selama perjalanan aku masih berpikir tentang bagaimana kami bisa tabrakan, apa yang terjadi sebenarnya ??? semuanya beradu dalam kepalaku, tiba-tiba aku teringat ainun akan memberikan novel kesayangannya padaku karena dia kalah taruhan yaaaa aku memang jago taruhan apalagi taruhan main bola bekel :).
"dek kita kerumah ainun dulu yaaa !!"kataku sekuat-kuatnya agar dia dengar.
" okeeeee !!!" katanya juga dengan volume keras.
akhirnya aku sampai ke rumah aiun rumahnya memang agak besar tapi aku nggak bakalan tersesat karenanya hahahaha.
" Inun ..... " aku memanggil namanya
keluarlah seorang gadis berbadan agak gemuk dari luar rumah.
"oh ryry masuk aja ! " katanya sambil membukakan pintunya untuk aku dan adikku.
"aku kesini mau minta novel aja kok setelah itu kami mau pulang.!" kataku dengan santainya.
"oh itu aku gk bisa kasih tapi besok aku janji bakalan bawa kamu ke toko buku orang tuaku kamu bebas pilih novel apapun yang kamu suka tapi jangan novel kesayanganku yaaa !." katanya sambil merengutkan bibirnya. kesempatan pikir ku
" oke janji ???" kataku sambil mengarahkan jari kelingking ku.
"janji !" katanya dan kami pun mengadakan pinky swear.
esokan harinya, hari ini kan hari minggu kan janjinya jam 4 jadi jam 4 aku pergi ke toko buku orang tuanya ainun dengan hotpants dan baju kemeja ajah aku udah tampil oke, terus aku liat ainun udah nunggu di depan pintu tokonya,
" hai dah lama nunggu ?" kataku sambil melepas helm ku.
" nggak kok kalau kamu nggak jadi datang kan aku tinggal masuk ke toko" katanya sambil nunjuk ke ara pintunya .
"ayo masuk " katanya padaku.
kami pun masuk ke ruangan yang penuh dengan rak-rak buku. wangi buku baru yang belum dibuka plastiknya masuk melalui hidungku dan aromanya memang beda dengan buku yang udah lama di baca.
rasanya aku ingin mengambil semua buku itu.
"enjoy ! aku mau liat stok dulu yaa! kalau udah dapet bukunya kasih tau aku yaa ambil aja boleh lebih satu kok " katanya sambil masuk ke dalam pintu yang bertuliskan employee's only yang tentunya aku gk boleh masuk.
rasa-rasanya ada yang aneh gitu cewek yang tadi itu selalu menatapku dengan aneh matanya yang agak besar membuatku takut.
tiba-tiba dia mendatangiku.
"KAU SANGAT BERUNTUNG!!!" teriaknya aku saja sampe kaget karenanya.
"maksudmu apa sih ! kataku sambil fokus milih buku.!"
"AKU MAU BELI BUKU !" teriaknya lagi.
" yaaaaa beli ajaaaaa masalah buat gueeee!!!" kataku gk peduli.
"belikan untukku kan ku tukar dengan ini !" katanya sambil memberikan buku yang tebal abiss dengan judul
"NOVELKU the magical of word " aku penasaran apa sih isi novel itu yang lengkap dengan pena bulu di tengahnya
tanpa pikir panjang langsung ku bilang oke.
"okee pilih aja.!" kataku dia pun mengambil beberapa buku pelajaran anak smp dan memasukkannya ke tasnya, aku hanya bisa diam melihat tingkah wanita yang agak aneh ini.
dia pun pergi sambil membawa buku itu.
"udah ketemu bukunya.?" kata ainun yang keluar dari ruangan itu.
"udah nih " kataku sambil mengangkan buku besar yang di berikan cewek aneh tadi.
"lohhh kan ini buku....." belum selesai dia bicara langsung ku potong.
"gk papa kok gak papa ini aja aku penasaran apa isinya." kataku sambil mengangkat nya
"oh oke , kuantar ke depan yaaa " katanya padaku...
"oh iya makasih." kataku .
"it's okay" katanya.
malam harinya aku sudah tidak sabar membuka novel itu dan pas ku buka halaman demi halannya
"APAAAAAAAAA!!!!!!"
#bersambung
.jpg)